Pertamina Patra Niaga Perluas Program TJSL Kesehatan Gizi Masyarakat Nasional

Senin, 26 Januari 2026 | 09:23:23 WIB
Pertamina Patra Niaga Perluas Program TJSL Kesehatan Gizi Masyarakat Nasional

JAKARTA - Momentum peringatan Hari Gizi Nasional 2026 dimanfaatkan Pertamina Patra Niaga untuk menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. 

Melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan energi ini terus memperluas intervensi di bidang kesehatan dan pemenuhan gizi, terutama bagi kelompok masyarakat yang rentan.

Upaya tersebut dilakukan secara berkelanjutan di berbagai wilayah operasional Pertamina Patra Niaga di seluruh Indonesia. Program-program TJSL yang dijalankan tidak hanya bersifat bantuan jangka pendek, tetapi dirancang terintegrasi agar memberikan dampak nyata dan berkesinambungan bagi masyarakat penerima manfaat.

Program Kesehatan Terpadu Berbasis Kebutuhan Masyarakat

Pertamina Patra Niaga menjalankan beragam program unggulan TJSL di bidang kesehatan dengan fokus pada peningkatan gizi masyarakat. Program tersebut mencakup Pemberian Makanan Tambahan (PMT), sosialisasi serta pendampingan pencegahan stunting, pelayanan kesehatan dasar, hingga edukasi dan pelatihan penyusunan menu sehat dan bergizi seimbang berbasis pangan lokal.

Pendekatan terintegrasi ini bertujuan menjawab permasalahan gizi yang masih dihadapi di berbagai daerah. Tidak hanya menitikberatkan pada pemberian bantuan, program ini juga menekankan perubahan perilaku dan peningkatan kapasitas masyarakat agar mampu menjaga kesehatan keluarga secara mandiri.

Sepanjang periode 2022 hingga 2025, berbagai program tersebut telah menjangkau 28 desa di berbagai wilayah Indonesia. Total penerima manfaat mencapai 3.097 orang, yang terdiri dari 1.782 balita, 217 anak-anak, 331 ibu hamil, 319 lansia, serta 448 orang dewasa. Angka ini mencerminkan luasnya cakupan program TJSL Pertamina Patra Niaga di bidang kesehatan dan gizi.

Komitmen Perusahaan dalam Membangun Generasi Sehat

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa program TJSL Pertamina Sehati yang berfokus pada kesehatan dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Fokus utama diberikan kepada kelompok rentan agar memiliki akses yang lebih baik terhadap layanan kesehatan dasar serta pemenuhan gizi yang memadai.

“Peringatan Hari Gizi Nasional menjadi pengingat bahwa kesehatan khususnya dalam hal pemenuhan gizi yang baik memegang peranan penting dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas. Melalui berbagai program TJSL, Pertamina Patra Niaga berupaya menghadirkan solusi yang berkelanjutan dan berbasis kebutuhan masyarakat,” ujar Roberth.

Ia menambahkan bahwa keberlanjutan program menjadi kunci utama agar manfaat yang dirasakan masyarakat tidak bersifat sementara, melainkan mampu mendukung peningkatan kualitas hidup dalam jangka panjang.

Kampung Iklim Pengentasan Stunting di Bangka Belitung

Salah satu program unggulan TJSL Pertamina Patra Niaga dijalankan melalui Program Kampung Iklim Pengentasan Stunting di Kelurahan Lontong Pancur, Kota Pangkal Pinang, Bangka Belitung, yang berada di wilayah Regional Sumatera Bagian Selatan. Program ini mengintegrasikan aspek pengembangan lingkungan, ketahanan pangan, dan peningkatan kapasitas keluarga.

Pendekatan yang digunakan antara lain pemanfaatan sistem hidroponik serta pengolahan pangan bergizi. Program ini melibatkan masyarakat secara langsung, khususnya ibu rumah tangga, dalam mengelola sumber pangan sehat untuk keluarga.

Berdasarkan data awal, terdapat 18 anak yang terindikasi dan hampir terindikasi stunting di wilayah tersebut. Melalui dukungan PMT yang disalurkan ke tiga Posyandu, jumlah anak yang masih terindikasi stunting berhasil ditekan menjadi 4 anak. Capaian ini menunjukkan kontribusi penurunan sekitar 75 persen dari kondisi awal.

Hasil panen hidroponik dimanfaatkan langsung sebagai bahan PMT bagi balita, sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kesehatan anak.

Intervensi Gizi di Wilayah Pesisir Jawa Barat

Di wilayah Jawa, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat menjalankan program GARBATERA (Gerakan Balongan Sehat dan Sejahtera) di Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Program ini menyasar masyarakat pesisir dengan fokus pada peningkatan kesehatan melalui intervensi gizi dan edukasi kesehatan.

Kegiatan yang dilakukan mencakup penguatan peran Posyandu dan PAUD, seperti PAUD Bunga Seroja dan PAUD Nyi Mas Ayu, sebagai pusat edukasi kesehatan dan gizi bagi keluarga. Program ini juga mendorong perubahan perilaku hidup bersih dan sehat di tingkat rumah tangga.

Berdasarkan data desa, jumlah balita stunting di wilayah Balongan menunjukkan tren penurunan. Pada 2024 tercatat 32 kasus, yang kemudian menurun menjadi 30 kasus pada 2025 seiring dengan pelaksanaan penyuluhan dan pelatihan kesehatan secara berkelanjutan.

Selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Roberth menegaskan bahwa seluruh program TJSL Pertamina Patra Niaga di bidang kesehatan dan gizi selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) poin 3, yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Program-program tersebut juga mendukung agenda pembangunan nasional dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Ke depan, Pertamina Patra Niaga akan terus memperkuat peran sosial perusahaan melalui program-program yang memberikan dampak nyata, sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional, khususnya dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat,” tutup Roberth.

Melalui perluasan dan penguatan program TJSL di bidang kesehatan dan gizi, Pertamina Patra Niaga menegaskan perannya tidak hanya sebagai penyedia energi, tetapi juga sebagai mitra pembangunan sosial yang berkontribusi langsung bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Terkini