PTBA Salurkan Bibit dan Alat Olah Kopi 18 Hektare di Sawahlunto

Selasa, 09 Juni 2026 | 23:03:45 WIB
PTBA Dampingi Petani Kopi Sawahlunto Panen dan Ciptakan Nilai Tambah.

JAKARTA – PT Bukit Asam (Persero) Tbk. (PTBA) lewat Ombilin Mining Site memberikan sokongan bagi perluasan area kebun kopi seluas 18 hektare milik Kelompok Tani Harapan Baru yang berlokasi di Sawahlunto, Sumatra Barat.

Bantuan yang disalurkan tersebut berupa bibit kopi berkualitas tinggi serta sarana pendukung pengolahan pascaproduksi demi mendongkrak kapasitas dan mutu komoditas kopi setempat.

Corporate Secretary Division Head PTBA Eko Prayitno memaparkan bahwa langkah nyata terhadap komoditas kopi ini merupakan wujud kolaborasi produktif antara pihak korporasi, pemerintah daerah, dan warga sekitar dalam mengoptimalkan sektor agraris sekaligus memajukan ekonomi kerakyatan.

Agenda ini menjadi representasi dari komitmen emiten tambang tersebut demi menghadirkan kegunaan yang berkesinambungan bagi warga di wilayah sekitar area kerja perusahaan.

"Kami turut membantu berupa bibit kopi unggul ke Kelompok Tani Harapan Baru serta peralatan penunjang pengolahan kopi, guna meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen," katanya, dalam keterangan resmi, Selasa (9/6/2026).

Dia menjelaskan program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Manajemen PTBA memiliki keyakinan penuh bahwa indikator kesuksesan sebuah program pemberdayaan tidak terbatas pada pencapaian jangka pendek semata, melainkan dari kemandirian kolektif masyarakat di masa mendatang.

"Melalui pengembangan kopi, kami ingin mendorong terciptanya sumber penghidupan yang berkelanjutan, memperkuat ekonomi lokal, serta meningkatkan daya saing produk unggulan daerah," ujar Eko.

Pjs General Manager PTBA Ombilin Mining Site, Alman Syarif menambahkan perusahaan terus berkomitmen mendukung program-program pemberdayaan masyarakat yang mampu memberikan dampak ekonomi jangka panjang.

"Kami melihat potensi kopi di Balai Batu Sandaran sangat baik untuk terus dikembangkan," ungkapnya.

Oleh karena itu, PTBA hadir tidak hanya sebagai perusahaan pertambangan, tetapi juga sebagai mitra yang tumbuh bersama masyarakat melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan.

"Dukungan bibit dan peralatan yang diberikan diharapkan dapat meningkatkan kualitas produksi kopi sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat," ujar Alman.

Dia berharap, keberhasilan Kelompok Tani Harapan Baru dapat menjadi inspirasi bagi kelompok tani lainnya untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki sehingga mampu menciptakan sumber penghidupan yang berkelanjutan.

Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra turut mengapresiasi komitmen PTBA dalam mendukung pengembangan masyarakat melalui sektor pertanian dan perkebunan.

"Dukungan yang diberikan PTBA ke pengembangan kopi ini, sebuah langkah yang positif," sebutnya.

Dia bilang Sawahlunto memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perkebunan, sehingga kolaborasi seperti ini sangat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi lokal.

"Terlebih komoditas kopi memiliki prospek yang berkelanjutan untuk terus dikembangkan," ucap dia.

Sementara itu, Ketua Binaan Petani Kopi Sawahlunto, Beby Candra menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan PTBA dalam pengembangan usaha kopi di Balai Batu Sandaran.

Dia menjelaskan bahwa sebelum mendapatkan pendampingan, petani hanya fokus pada budidaya. Kini, dengan adanya bantuan bibit, peralatan, dan pendampingan dari PTBA, kemampuan pengolahan kopi turut meningkat.

"Kami mulai memahami pentingnya pengolahan pascapanen untuk meningkatkan kualitas dan nilai jual kopi. Program ini tidak hanya membantu meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga menumbuhkan optimisme bahwa kopi Balai Batu Sandaran dapat menjadi produk unggulan daerah," ucap dia.

Terkini