Pembangunan Huntara Warga Pinggir Rel Senen Rampung Pada Juni 2026

Selasa, 09 Juni 2026 | 23:06:30 WIB
PT Hutama Karya (Persero).

JAKARTA – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) membeberkan bahwa proyek pengerjaan hunian sementara atau huntara bagi kelompok masyarakat yang tinggal di area pinggir perlintasan kereta api di Senen, Jakarta Pusat, sudah rampung.

"Tadi saya cek sudah selesai," ujar Ara dalam peresmian Kantor Direktorat Jenderal (Ditjen) Perumahan Perkotaan Kementerian PKP di Jakarta, Selasa.

Maruarar menaruh harapan besar agar kompleks hunian sementara bagi masyarakat tersebut bisa segera diresmikan secara formal pada pertengahan bulan ini, tepatnya tanggal 15 Juni 2026.

"Sudah siap diresmikan tanggal 15 Juni," kata Ara.

Sebagai informasi, Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi tinggi kepada jajaran BUMN karya, meliputi Hutama Karya, Wijaya Karya, serta PP (Persero), atas kontribusi mereka dalam mendirikan huntara bagi warga di kawasan pinggir rel kereta api Senen.

Menurut penilaian Ara, perkembangan pengerjaan fisik untuk 324 unit huntara tersebut berjalan dengan sangat mengagumkan serta cepat, dengan target batas akhir penyelesaian yang dipatok pada 15 Juni.

Maruarar menandaskan bahwa pendirian fasilitas hunian sementara ini menjadi bentuk respons taktis dari pihak eksekutif dalam menyajikan tempat bernaung yang representatif serta manusiawi bagi warga setempat.

Pemerintah bertekad menjamin setiap warga bisa memperoleh tempat bernaung yang jauh lebih higienis, aman, sekaligus rapi. Fasilitas huntara ini diposisikan sebagai alternatif instan selagi manajemen menyiapkan penataan area pemukiman yang bersifat permanen.

Ara memberikan jaminan bahwa bangunan rumah sementara yang didirikan tersebut tidak cuma digarap secara ekspres, melainkan juga sangat memperhatikan aspek kelayakan serta faktor kenyamanan para penghuninya.

Berdasarkan penjelasannya, tiap satu unit kamar huntara nantinya bakal ditunjang dengan fasilitas berupa dua buah kasur tidur, lemari pakaian, serta alat kipas angin.

Di samping itu, area pemukiman ini turut ditunjang oleh sarana publik seperti area ruang makan bersama, fasilitas toilet, dapur umum, tempat ibadah mushalla, hingga kawasan ruang terbuka hijau.

Ara juga melayangkan kalimat apresiasi atas terciptanya sinergi antarsektoral yang solid dalam mempercepat realisasi target dari program perumahan rakyat ini.

Agenda pembangunan akomodasi sementara di wilayah Senen ini diproyeksikan bisa secepatnya dipergunakan oleh warga, sekaligus menjadi stimulus untuk penataan area urban kota agar menjadi lebih tertib, aman, serta memanusiakan penghuninya.

Lewat realisasi kebijakan ini, jajaran Kementerian PKP kembali mempertegas visi utamanya untuk menyodorkan alternatif hunian yang tanggap, akurat, serta memprioritaskan kelompok masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Terkini