Stella Christie Minta Perguruan Tinggi Bijak Manfaatkan Teknologi

Jumat, 26 Juni 2026 | 20:44:01 WIB
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie.

JAKARTA - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie mengimbau seluruh perguruan tinggi agar mampu menjadi pilar penyangga yang kuat menghadapi pertumbuhan teknologi kecerdasan artifisial yang masif.

"Saat ini, AI (Artificial Intelligence) kerap diposisikan sebagai solusi atas berbagai persoalan, mulai dari kesehatan, sains, bisnis, hingga pendidikan. Namun, pemanfaatannya perlu disikapi secara bijaksana dan berbasis pertimbangan ilmiah, agar teknologi tersebut dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat," katanya dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Stella memberikan catatan penting bahwa perguruan tinggi bersama dengan sektor sains dan teknologi adalah basis krusial dalam menyokong pembangunan nasional jangka panjang serta mendongkrak keunggulan kompetitif negara.

Kemajuan teknologi kecerdasan artifisial ini menuntut lembaga pendidikan tinggi untuk merumuskan sistem operasional baru supaya tidak tergilas oleh pergeseran teknologi yang masif.

Wamendiktisaintek memaparkan pihak universitas mustahil menutup mata dari eksistensi kecerdasan buatan, namun bukan berarti seluruh fungsi lembaga harus digantungkan pada instrumen teknologi itu saja.

Ahli psikologi kognitif tersebut memaparkan institusi kampus wajib mengoptimalkan tiga pilar utama, yaitu memproduksi ilmu baru, menyebarluaskan ilmu lewat proses edukasi, serta mengorganisasi ilmu demi kemaslahatan publik yang selaras dengan tri darma perguruan tinggi.

Wamen Stella turut menitikberatkan urgensi merumuskan kembali visi utama dari penyelenggaraan pendidikan tinggi pada masa keemasan teknologi mutakhir ini.

Akses memperoleh data yang kian gampang berkat teknologi dinilai tidak akan menggeser urgensi universitas dalam membangun ketajaman intelektual serta kerangka berpikir ilmiah mahasiswa.

Stella menyimpulkan bahwa esensi sekolah tinggi tidak sekadar fokus memindahkan muatan pengetahuan ilmiah, melainkan membimbing cara memproduksi pengetahuan dan metode menjalankan sains itu sendiri.

"Banyak hal yang saya pelajari bukan hanya tentang pengetahuan, tetapi bagaimana melakukan sains, bukan hanya apa yang diketahui, tetapi bagaimana melakukannya," ucap Stella Christie.

Terkini