Kandungan Natrium dalam Kecap Manis Bisa Picu Hipertensi

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:07:01 WIB
Ilustrasi Kecap Manis.

JAKARTA - Banyak hidangan populer seperti nasi goreng, sate, bakso, hingga tumisan yang menggunakan kecap manis sebagai pelengkap utama.

Karena rasanya yang cenderung manis, sebagian besar orang mengira bumbu ini jauh lebih aman daripada garam biasa atau kecap asin.

Namun, di balik kelezatan rasa manisnya, produk ini menyimpan kadar natrium yang jumlahnya wajib dikontrol dengan baik.

Tubuh manusia sebenarnya memerlukan mineral natrium untuk mengatur cairan, menyokong sistem saraf, hingga membantu pergerakan otot.

Walau begitu, jika zat ini masuk ke tubuh secara berlebihan, dampaknya bisa memicu lonjakan tekanan darah serta memicu gangguan jantung.

Masyarakat pada umumnya selalu menuduh garam dapur sebagai dalang utama saat membicarakan masalah tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Kenyataannya, pasokan zat natrium harian justru banyak datang dari beragam jenis saus serta bumbu penyedap masakan harian.

Melalui riset berjudul "Determinants of High-Sodium Food Intake Among Patients with Hypertension in Indonesia", terungkap bahwa zat natrium tidak cuma ada di garam dapur, tapi juga pada penyedap yang dituangkan saat memasak.

Sajian kuliner masyarakat tanah air sendiri sangat tidak bisa dilepaskan dari penggunaan kecap manis dalam menu sehari-hari.

Walaupun lidah kita dominan mengecap rasa manis, bahan dasar pembuatan kecap ini melibatkan garam dan proses fermentasi yang menghasilkan zat natrium.

Lidah seseorang kerap tertipu oleh sensasi manis tersebut sehingga melupakan fakta bahwa ada unsur asin di dalam kecap.

Campuran gula yang pekat berhasil mengaburkan rasa asin bawaannya, membuat kandungan natrium di dalamnya menjadi tidak disadari saat disantap.

Fenomena ini sering disebut sebagai hidden sodium atau natrium terselubung, di mana zat tersebut ada dalam makanan namun samar secara rasa.

Bahkan, studi bertajuk "Sodium Content in Sauces: A Major Contributor of Sodium Intake in Malaysia" membuktikan saus kedelai dan kecap menjadi penyumbang terbesar asupan natrium warga.

Hubungan erat antara konsumsi natrium dengan melonjaknya tekanan darah pun sudah dibuktikan lewat puluhan riset ilmiah.

Berdasarkan laporan ilmiah dalam jurnal Nutrients, memotong takaran natrium terbukti ampuh menurunkan tensi darah sekaligus menjauhkan risiko penyakit kardiovaskular.

Efek positif dari pengurangan asupan ini bakal bekerja sangat efektif bagi orang-orang yang sudah terdiagnosa mengidap hipertensi.

Oleh sebab itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberikan anjuran agar kelompok usia dewasa membatasi zat natrium di bawah 2 gram setiap hari, atau setara maksimal 5 gram garam.

Kendati demikian, bukan berarti Anda harus membuang atau sama sekali tidak boleh menyentuh kecap manis lagi dalam masakan.

Bumbu penambah rasa ini masih aman dikonsumsi dan menjadi bagian dari menu harian asalkan batas takarannya masih dalam taraf normal.

Fokus utamanya bukan cuma menghitung sesendok kecap yang dituang, melainkan menghitung total kumulatif natrium dari seluruh makanan seharian penuh.

Sebab jika dikonsumsi dalam porsi besar secara konstan, penumpukan natrium tersebut bakal memicu hipertensi berat serta masalah kesehatan lainnya.

Terkini