Sugiat Santoso: Evaluasi Latsarmil SPPI Demi Keamanan Peserta

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:57:31 WIB
DPR Minta Latsarmil Dievaluasi Total tapi Program Tetap Jalan [FOTO: NET].

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menilai latihan dasar militer (Latsarmil) bagi peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dalam program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) perlu ditinjau ulang, namun dengan tetap mempertahankan esensi dari program tersebut.

Ia juga menyatakan rasa duka yang mendalam atas wafatnya beberapa peserta Latsarmil dalam program ini. 

Baginya, keamanan dan keselamatan peserta wajib menjadi hal yang paling diutamakan pada tiap penyelenggaraan kegiatan pemerintah.

"Evaluasi untuk memastikan standar keselamatan, pengawasan, dan tata kelola pelaksanaan program semakin baik sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali," kata Sugiat di Jakarta, Selasa.

Ia berpendapat bahwa perbaikan menyeluruh harus menyentuh semua lini pelaksanaan program, mulai dari tahap perencanaan, proses berjalan, hingga metode kontrol. 

Tiap agenda bentukan pemerintah, menurutnya, wajib diselenggarakan secara profesional lewat standar yang kokoh, adanya mitigasi risiko, sampai kontrol langsung di lapangan.

"Hal ini perlu dimulai dari pendataan kondisi calon peserta sebelum mengikuti kegiatan," katanya.

Di samping itu, ia turut menekankan bahwa negara wajib mendampingi keluarga para korban. 

Proses penuntasan kasus kematian peserta ini pun perlu dijalankan secara terang-benderang, transparan, serta akuntabel agar publik mendapatkan kepastian yang jelas.

Oleh sebab itu, ia berharap agar peristiwa tersebut tidak mengaburkan target strategis KDKMP maupun KNMP, yang sejatinya merupakan program prioritas Presiden dalam memperkokoh ekonomi desa, mendongkrak kesejahteraan warga, dan memicu kemandirian ekonomi masyarakat.

"Program ini tetap harus dilanjutkan karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat," katanya.

Ia menggarisbawahi bahwa aspek yang harus dibenahi ialah sistem pelaksanaan serta manajemen pengelolaannya, bukan malah menyetop program yang sudah dikonsep demi menaikkan taraf hidup rakyat.

"Semangat membangun desa, memperkuat koperasi, dan meningkatkan kesejahteraan nelayan jangan sampai berhenti. Justru kami harus memastikan seluruh rangkaian program dilaksanakan dengan standar keselamatan yang lebih tinggi dan tata kelola yang semakin baik," katanya.

Terkini