RI dan Ras Al Khaimah UEA Jajaki Investasi hingga Pariwisata

Rabu, 01 Juli 2026 | 16:57:02 WIB
Duta Besar RI untuk UEA, Judha Nugraha. [Foto: via Kompas.com]

JAKARTA - Indonesia bersama Ras Al Khaimah, Uni Emirat Arab (UEA), bersepakat untuk menjajaki penguatan kemitraan di bidang investasi, pariwisata, serta sektor lainnya dalam bingkai kolaborasi yang saling menguntungkan.

Hal tersebut mencuat sewaktu Duta Besar RI untuk UEA Judha Nugraha melangsungkan pertemuan dengan Pemimpin Ras Al Khaimah sekaligus Anggota Dewan Federal Tertinggi UEA Sheikh Saud bin Saqr Al Qasimi di Ras Al Khaimah, UEA, Senin (29/6/2026).

"Duta Besar Judha Nugraha menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat pemerintah Ras Al Khaimah serta menegaskan kesiapan Indonesia memperluas kolaborasi yang saling menguntungkan," sebut keterangan tertulis KBRI Abu Dhabi, yang diterima di Jakarta, Rabu (1/7/2026).

Lewat dialog tersebut, kedua belah pihak sepakat mendongkrak sinergi pada sektor investasi, penguatan jaringan antarkomunitas bisnis serta pelaku usaha, ketenagakerjaan, hingga pariwisata.

Dubes Judha secara spesifik mengutarakan kesiapan Indonesia dalam menyuplai sumber daya manusia profesional demi menyokong laju pertumbuhan sektor pariwisata serta perhotelan di Ras Al Khaimah kala bersua Sheikh Saud bin Saqr Al Qasimi tersebut.

Indonesia pun menyambut positif potensi kemitraan pada bidang pendidikan sekaligus kesehatan, ungkap KBRI Abu Dhabi.

Dipaparkan KBRI Abu Dhabi, audiensi ini menjadi bagian dari langkah pihaknya memperkokoh relasi antara Indonesia dan UEA yang pada tahun 2026 ini genap memasuki usia 50 tahun.

Peningkatan kerja sama dengan Ras Al Khaimah ini sekaligus diupayakan demi mempertegas kemitraan produktif antara Indonesia dengan seluruh 7 negara bagian yang ada di UEA.

"KBRI Abu Dhabi akan terus mendorong berbagai tindak lanjut konkret guna memperluas kemitraan Indonesia dengan seluruh emirat di UEA," sebut KBRI Abu Dhabi.

Berdasarkan penilaian KBRI Abu Dhabi, Ras Al Khaimah bertransformasi sebagai episentrum pertumbuhan ekonomi baru di UEA, dengan keunggulan utama di sektor manufaktur, pariwisata, properti, dan kawasan industri.

Sepanjang beberapa tahun belakangan, Ras Al Khaimah melaju pesat sebagai magnet investasi serta pariwisata global yang menyuguhkan iklim bisnis kompetitif dan kondusif bagi para pemodal asing.

Terkini