Daftar 5 Gunung Status Siaga Hari Ini dan Rekomendasinya

Jumat, 03 Juli 2026 | 18:26:31 WIB
Kondisi Terkini 5 Gunung Api Status Siaga per 3 Juli 2026 [FOTO: NET].

JAKARTA - Total ada lima gunung api di tanah air yang berstatus siaga atau level III pada hari ini, Jumat 3 Juli 2026. Di bawah ini merupakan daftar 5 gunung berstatus siaga hari ini beserta perkembangan situasi terkininya:

1. Anak Krakatau

Tercatat 4 kali gempa Hybrid/Fase Banyak beramplitudo 3-12 mm, S-P tidak terpantau, serta durasi gempa 3-9 detik. Kemudian, 1 kali gempa Vulkanik Dangkal beramplitudo 8 mm dengan durasi gempa 8 detik, serta 1 kali gempa Tremor Menerus beramplitudo 1-5 mm, dominan 2 mm. 

Warga, pengunjung, wisatawan, maupun pendaki dilarang mendekati G. Anak Krakatau atau beraktivitas dalam jarak radius 3 km dari kawah aktif.

2. Gunung Awu - Sulawesi Utara

Terpantau 1 kali gempa Vulkanik Dangkal beramplitudo 6 mm dengan durasi gempa 10 detik, serta 16 kali gempa Tektonik Jauh beramplitudo 4-48 mm, S-P 23 detik dengan durasi gempa 67-296 detik.

Rekomendasi:

Warga dan pengunjung/wisatawan diimbau tidak mendekati serta beraktivitas di dalam radius 4 kilometer dari kawah puncak G. Awu.

Warga di sekitar G. Awu diharapkan tetap tenang dan tidak terpengaruh kabar burung seputar aktivitas G. Awu yang tidak jelas kebenarannya. Warga diharapkan mematuhi panduan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

3. Lewotobi Laki-laki - Nusa Tenggara Timur

Berdasarkan data kegempaan, terjadi 4 kali gempa Letusan/Erupsi beramplitudo 7.4-29.6 mm dengan durasi gempa 36-171 detik, 2 kali gempa Hembusan beramplitudo 2.9 mm dengan durasi gempa 65-67 detik, dan 5 kali Tremor Non-Harmonik beramplitudo 2.9-7.4 mm dengan durasi gempa 45-167 detik.

 Terdeteksi pula 1 kali gempa Low Frequency beramplitudo 11 mm dengan durasi gempa 24 detik, serta 1 kali gempa Tektonik Jauh beramplitudo 47.3 mm, S-P 20 detik dengan durasi gempa 62 detik.

Rekomendasi:

Warga di seputar G. Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan dilarang menjalankan aktivitas apa pun dalam jarak radius 5 Km dari pusat erupsi G. Lewotobi Laki-laki.

Warga diharapkan tenang, mematuhi arahan Pemda, serta tidak mempercayai kabar yang tidak jelas asal-usulnya.

Warga di sekitar G. Lewotobi Laki-laki diminta bersiap siaga menghadapi potensi aliran lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Lewotobi Laki-laki apabila turun hujan lebat, khususnya kawasan Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, serta Nawakote.

Warga yang terpapar hujan abu G. Lewotobi Laki-laki diwajibkan menggunakan masker atau penutup hidung-mulut demi mencegah bahaya abu vulkanik pada saluran pernapasan.

4. Merapi - Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah

Terekam 19 kali gempa Guguran beramplitudo 2-30 mm dengan durasi gempa 42.53-160.59 detik, serta 35 kali gempa Hybrid/Fase Banyak beramplitudo 2-35 mm, S-P tidak terpantau dengan durasi gempa 13.74-32.45 detik.

Rekomendasi:

Ancaman bahaya saat ini berupa runtuhan lava dan awan panas pada wilayah selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh-jauhnya 5 km, serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng sejauh-jauhnya 7 km. Pada wilayah tenggara mencakup Sungai Woro sejauh-jauhnya 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sementara semburan material vulkanik apabila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau jarak radius 3 km dari puncak.

Data survei memperlihatkan pasokan magma masih berjalan yang bisa memicu munculnya awan panas guguran di dalam wilayah potensi bahaya.

Warga dilarang melakukan aktivitas apa pun di wilayah potensi bahaya.

Warga diharapkan meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman lahar dan awan panas guguran (APG) terutama tatkala turun hujan di sekitar Gunung Merapi.

Warga diharapkan mengantisipasi dampak buruk akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.

Apabila terjadi dinamika aktivitas yang signifikan, status tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera dievaluasi kembali.

5. Semeru - Jawa Timur

Berdasarkan data kegempaan, terjadi 11 kali gempa Letusan/Erupsi beramplitudo 22 mm dengan durasi gempa 106-145 detik, 5 kali gempa Guguran beramplitudo 1-2 mm dengan durasi gempa 36-102 detik, 5 kali gempa Hembusan beramplitudo 4-8 mm dengan durasi gempa 40-73 detik, serta 4 kali gempa Tektonik Jauh beramplitudo 4-20 mm, S-P 15-22 detik dengan durasi gempa 35-71 detik.

Rekomendasi:

Dilarang menjalankan aktivitas apa pun di wilayah tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak itu, warga dilarang beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan lantaran berpotensi terpapar perluasan awan panas serta aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

Dilarang beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru sebab rentan terhadap ancaman lontaran batu (pijar).

Wajib mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan aliran lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di kawah Gunung Api Semeru, khususnya sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang menjadi anak sungai dari Besuk Kobokan.

Terkini