Update Harga Pangan Nasional di Mana Cabai Rawit Tembus Rp80.050

Senin, 06 Juli 2026 | 01:43:31 WIB
Ilustrasi Cabai Rawit.

JAKARTA - Nilai jual komoditas pangan nasional secara rata-rata pada hari Senin (6/7) mendapati lonjakan. Sektor hortikultura seperti bahan cabai rawit merah menjadi salah satu rumpun komoditas yang membukukan nilai kenaikan paling tinggi.

Mengacu pada rilisan data panel harga PIHPS Bank Indonesia, rata-rata harga untuk komoditas cabai rawit merah di skala nasional melonjak sebesar 22,78 persen hingga menyentuh angka Rp80.050 per kg jika disandingkan dengan posisi harga pada 3 Juli lalu.

Di samping itu, untuk komoditas cabai merah keriting di tingkat nasional didapati ikut merangkak naik sebesar 17,11 persen menuju ke level Rp61.250 per kg dalam kurun periode yang sama.

Sementara itu, untuk varian cabai rawit hijau saat ini berada pada posisi angka Rp56.900 per kg atau terkerek naik sebesar 12,45 persen, serta jenis cabai merah besar dipatok Rp63.600 per kg atau naik sebesar 22,07 persen.

Melihat pada sektor perberasan, harga untuk produk beras kualitas bawah I kini bertengger pada level Rp16.400 per kg atau mengalami kenaikan sebesar 11,56 persen.

Pada waktu bersamaan, varian beras kualitas bawah II kini berada pada angka nominal Rp16.450 per kg atau mencatatkan kenaikan sebesar 13,45 persen.

Adapun untuk jenis beras medium kualitas I kini diperdagangkan pada posisi Rp17.600 per kg atau naik sebesar 7,65 persen, sedangkan untuk varian beras medium kualitas II dipasang pada harga Rp18.000 per kg atau naik sebesar 11,8 persen.

Pada kelompok komoditas hewani, harga pasokan daging ayam ras segar kini berada pada posisi nominal Rp42.350 per kg setelah mencatatkan kenaikan sebesar 14,61 persen.

Sementara itu, untuk jenis daging sapi kualitas I diperjualbelikan pada angka Rp150.850 per kg atau naik 0,53 persen, dan pasokan daging sapi kualitas II dipatok Rp145.000 per kg atau naik sebesar 2,87 persen.

Untuk komoditas minyak goreng curah, pergerakan harga rata-rata di skala nasional saat ini berada pada angka nominal Rp21.700 per kg atau tercatat mengalami kenaikan sebesar 5,6 persen.

Sedangkan untuk kelompok telur ayam ras, nilai jualnya di pasaran eceran didapati turut menunjukkan pergerakan ke atas.

Per hari ini, harga komoditas telur ayam ras untuk rata-rata nasional berada pada angka nominal Rp32.200 per kg setelah membukukan kenaikan sebesar 9,34 persen.

Sebagai informasi tambahan, seluruh rincian nominal komoditas di atas diperoleh berdasarkan hasil formulasi rata-rata dari seluruh wilayah provinsi di Indonesia mengacu pada harga jual di pasar tradisional.

Terkini