Masjid Istiqlal dan Belanda Resmikan NL Corner di Perpustakaan

Selasa, 07 Juli 2026 | 23:48:01 WIB
Ilustrasi Masjid Istiqlal.

JAKARTA - Pihak pengelola Masjid Istiqlal resmi membuka fasilitas NL Corner bersama Ambassador to the Holy See and Special Envoy for Freedom of Religion and Belief of the Kingdom of the Netherlands, Paul Bekkers, pada hari Selasa. Kerja sama internasional ini ditujukan untuk memperluas cakrawala literasi masyarakat seputar sejarah hubungan bilateral Indonesia dan Belanda.

Prosesi peresmian NL Corner tersebut dilaksanakan bersama Imam Besar Masjid Istiqlal yang kini menjabat pula sebagai Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan resmi Paul Bekkers ke Masjid Istiqlal sebelum dirinya bertolak menuju Gereja Katedral Jakarta.

Nasaruddin mengutarakan harapannya agar kehadiran ruang NL Corner ini bisa menjadi media edukasi yang efektif bagi generasi muda untuk mempelajari perjalanan panjang relasi kedua negara.

“Alangkah indahnya kalau memang generasi muda kita yang sekarang dan akan datang tetap melihat bahwa kita itu pernah punya hubungan yang sangat jauh dengan Belanda. Nah makanya itu kita memamerkan bagaimana Belanda yang pernah tinggal lama bersama kita di sini,” kata Nasaruddin.

Ia menyambung bahwa Kedutaan Besar Belanda berkomitmen untuk terus melengkapi sarana penunjang yang menyajikan informasi komprehensif mengenai Belanda di Indonesia. Salah satu bentuk kontribusi awal yang diserahkan ke pihak Masjid Istiqlal yaitu kitab suci Al-Quran dengan terjemahan bahasa Belanda.

Nasaruddin memberikan penegasan bahwa Masjid Istiqlal selalu membuka pintu bagi aneka bentuk kerja sama internasional yang berdampak positif pada penguatan ikatan antarnegara.

Menurut pandangannya, tidak ada satu pun negara di dunia yang mampu meraih cita-citanya secara mandiri tanpa menjalin kemitraan dengan negara lain. Ia menilai makin lebar jangkauan kolaborasi yang diciptakan, maka efek positif yang dipetik oleh negara tersebut juga akan makin besar.

“Istiqlal ini akan mencoba untuk menampilkan beberapa negara yang kita anggap penting untuk diperkenalkan di Istiqlal ini,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Paul Bekkers menyampaikan bahwa pendirian NL Corner merupakan cerminan nyata dari eratnya tali persaudaraan antara Belanda dan Indonesia. Ia berharap sudut baca ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh publik untuk mendalami budaya Belanda serta merefleksikan sejarah kedua bangsa.

“Tempat ini diperuntukkan bagi siapa saja yang ingin datang untuk mengenal lebih jauh tentang Belanda, sekaligus memahami hubungan yang erat dan telah terjalin begitu mendalam antara Belanda dan Indonesia,” ucapnya.

Lokasi NL Corner ini ditempatkan di area Perpustakaan Masjid Istiqlal. Sudut baca baru tersebut dibalut dominasi warna oranye sebagai representasi warna nasional Belanda, dipadukan dengan aksen hijau yang menyimbolkan komitmen pada kelestarian lingkungan, serta dilengkapi hiasan sepeda khas kultur warga Belanda.

Untuk fase mula, pihak Kedutaan Besar Belanda di Jakarta mendonasikan sekitar 200 eksemplar buku dengan fokus topik keislaman, sejarah, serta kebudayaan yang ditulis menggunakan bahasa Indonesia, Belanda, dan Inggris. Program pengayaan koleksi dan penataan dekorasi ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026.

Di samping hadirnya NL Corner, area Perpustakaan Masjid Istiqlal sebelumnya juga sudah dilengkapi oleh beragam sudut baca internasional milik beberapa negara sahabat, seperti Amerika Serikat, China, Australia, Arab Saudi, hingga Turkiye.

Terkini