Update Harga Pangan Nasional: Cabai Rawit Merah Tembus Rp61.900

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:32:01 WIB
Ilustrasi Cabai Rawit Merah.

JAKARTA - Grafik perkembangan harga pangan nasional terpantau kembali mengalami pergeseran pergerakan angka pada perdagangan Rabu (8/7/2026).

Data teranyar yang dirilis oleh Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional memaparkan bahwa komoditas cabai rawit merah bertengger sebagai yang termahal di sektor hortikultura senilai Rp61.900 per kilogram (kg).

Di sisi lain, untuk komoditas telur ayam ras terpantau berada di level angka Rp29.050 per kg berdasarkan pencatatan transaksi pagi hari pada pukul 06.00 WIB.

Geliat kenaikan pada sektor cabai rawit merah ini dinilai masih didominasi oleh pengaruh siklus musiman, hambatan alur distribusi, serta faktor iklim cuaca di area lumbung produksi.

Sebaliknya, kondisi harga telur ayam ras memperlihatkan tren yang cukup konstan lantaran ditopang oleh suplai peternak yang aman walaupun permintaan pasar domestik terus melonjak.

Bukan cuma kedua bahan pokok itu, transaksi bawang merah ikut bertengger di angka Rp46.550 per kg disusul oleh komoditas bawang putih yang menyentuh Rp43.950 per kg.

Mengenai komoditas pangan jenis beras, patokan harganya nampak bervariasi mengikuti klasifikasi mutu dan kualitas yang ditawarkan kepada konsumen.

Varian beras kualitas bawah I kini berada pada angka Rp14.700 per kg, sedangkan untuk varian bawah II dipatok senilai Rp14.500 per kg.

Untuk tipe beras medium I saat ini dijajakan seharga Rp16.350 per kg dan untuk jenis medium II dipasarkan pada nominal Rp16.150 per kg.

Sementara itu, varian komoditas beras kualitas premium atau super I menyentuh level harga Rp17.650 per kg, lalu diikuti oleh tipe super II pada angka Rp17.150 per kg.

Kondisi konstan pada sektor perberasan ini mengindikasikan bahwa cadangan stok pangan nasional masih berada dalam status aman beriringan dengan lancarnya arus distribusi.

Menilik sektor jenis cabai lainnya, untuk produk cabai merah besar dilego seharga Rp49.750 per kg, disusul cabai merah keriting Rp50.300 per kg, dan cabai rawit hijau Rp49.950 per kg.

Raihan angka ini merepresentasikan potret pergerakan naik turun pasokan hortikultura yang polanya sangat terikat erat dengan tibanya masa panen raya para petani.

Beralih pada kelompok protein hewani, kondisinya terpantau masih relatif normal dengan komoditas daging ayam ras segar bertengger di harga Rp36.850 per kg.

Adapun pasokan daging sapi segar untuk kualitas I berada pada nominal Rp150.350 per kg dan untuk pasokan kualitas II dihargai senilai Rp141.150 per kg.

Mengenai komoditas pelengkap dapur lainnya, gula pasir jenis premium dihargai Rp20.300 per kg, sedangkan produk gula lokal dijual Rp19.050 per kg.

Untuk komoditas minyak goreng curah dipatok Rp20.550 per liter, kemudian produk kemasan bermerek I dipasarkan Rp24.250 per liter dan merek II Rp23.400 per liter.

Bila diakumulasikan, fluktuasi grafik kebutuhan pokok hari ini dinilai masih berada dalam batas wajar dengan gejolak perubahan harga yang relatif minim.

Aparat pemerintah bersama pihak Bank Indonesia terus bersinergi melakukan pengawasan pergerakan angka pasaran demi mengontrol tingkat laju inflasi tetap berada di batas aman.

Langkah pengawasan ketat ini menjadi krusial untuk mengantisipasi potensi lonjakan konsumsi masyarakat yang berpeluang terjadi pada momen-momen tertentu ke depan.

Terkini