Menlu Sugiono Ajak PBNU dan Muhammadiyah Beri Penghormatan ke Iran

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:46:01 WIB
Pemakaman Ali Khamenei

JAKARTA - Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf serta Ketum Muhammadiyah Haedar Nashir dijadwalkan mendampingi Menteri Luar Negeri Sugiono dan Ketua MPR RI Ahmad Muzani.

Delegasi ini bertolak menuju Iran untuk menghadiri upacara pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada 9 Juli 2026.

"Terkait kunjungan Menlu RI ke Iran sampai saat ini yang dapat kami sampaikan bahwa kunjungan Menlu RI ke Iran on schedule. Ia akan berangkat malam ini," ujar Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, dalam konferensi pers di Kantor Kemlu, Kamis (9/7/2026).

"Turut serta yaitu Ketua Umum PBNU dan juga Ketua Umum Muhammadiyah bersama-sama dengan Pak Menlu RI dan Ketua MPR," lanjut Yvonne.

Yvonne memaparkan bahwa Menlu RI mengagendakan kunjungan kerja ke Iran guna melangsungkan pertemuan bilateral dengan Menlu Iran pada 10 Juli 2026.

"Menlu RI juga akan memenuhi undangan dari pemerintah Iran dalam rangka penghormatan terhadap almarhum Yang Mulia Ayatollah Sayyid Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran," jelasnya.

Melalui dialog bilateral tersebut, hubungan bilateral antara Indonesia dan Iran diharapkan dapat semakin kokoh sekaligus memperluas kolaborasi pada berbagai sektor prioritas.

Di sisi lain, agenda pertemuan antara Ketua MPR RI dengan Ketua Parlemen Iran ditargetkan untuk memperkuat jalinan kemitraan antarparlemen sekaligus hubungan antarmasyarakat kedua negara.

"Tentunya kunjungan ini mencerminkan eratnya hubungan kedua negara serta menegaskan konsistensi politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif," tambahnya.

Yvonne menerangkan bahwa pertemuan kedua negara ini diharapkan mampu menyuarakan imbauan agar semua pihak menahan diri serta menghindari langkah-langkah yang memicu ketegangan.

Setiap pihak juga diajak untuk menempuh jalur deeskalasi, memprioritaskan musyawarah, mematuhi hukum internasional, serta meneruskan langkah negosiasi.

"Indonesia memandang penting proses perdamaian antara AS dan Iran sebagai upaya untuk menjaga stabilitas dan keamanan dan juga perdamaian kawasan dan memulihkan keamanan maritim khususnya di Selat Hormuz," terangnya.

Terkini