Ponsel Baru Samsung Galaxy M67 Diramal Pakai Chipset Eks Kelas Atas

Kamis, 09 Juli 2026 | 06:29:31 WIB
Samsung Galaxy M67.

JAKARTA - Samsung baru saja meluncurkan Galaxy M47 5G untuk pasar India, namun saat ini generasi penerusnya yaitu Galaxy M67 dikabarkan tengah dikembangkan serta akan dipersenjatai dengan prosesor buatan raksasa teknologi asal Korea Selatan tersebut sendiri.

Berdasarkan laporan Gizmochina pada Rabu (8/7), informasi beredar ini bersumber dari pembocor industri teknologi bernama Abhishek Yadav yang mengindikasikan bahwa produsen ponsel pintar itu kemungkinan sedang merancang lini seri M dengan spesifikasi yang jauh lebih mumpuni.

Abhishek melampirkan sebuah bukti pendukung yang memperlihatkan gawai anyar ini sudah terdaftar di dalam pangkalan data platform pengujian Geekbench, dengan keterangan kode perangkat tertulis sebagai nomor model SM-M676K.

Kendati nama komersial resminya masih belum diumumkan ke publik, kode seri tersebut memicu spekulasi kuat bahwa gawai ini nantinya bakal diperkenalkan ke pasar global mengusung nama resmi Galaxy M67.

Di samping itu, sang informan teknologi turut membeberkan informasi mendalam mengenai dapur pacu perangkat ini yang diyakini akan ditenagai oleh prosesor besutan internal mereka sendiri, yakni Exynos 2200.

Spesifikasi internal ini terdeteksi lewat rekaman performa Geekbench yang menampilkan secara transparan rangkaian sandi kode komponen sasis utama berupa nomor model chip S5E9925.

Unit pemrosesan utama tersebut dilaporkan mengintegrasikan satu inti utama yang berkecepatan 2,80 GHz, tiga inti khusus performa yang bekerja pada 2,52 GHz, beserta empat inti efisiensi daya yang berjalan pada rentang 1,82 GHz.

Untuk menopang performa pengolahan gambar dan visual, Samsung menanamkan unit pengolah grafis Xclipse 920. Prosesor premium ini sebetulnya sempat dipasang pada lini ponsel papan atas mereka terdahulu yang meluncur sekira tiga tahun lalu, yaitu Galaxy S22 series serta Galaxy S23 FE.

Bocoran spesifikasi lain yang terkuak mencakup kapasitas ruang penyimpanan dinamis serta platform sistem operasi, di mana ponsel pintar tersebut dijanjikan membawa memori RAM 8GB dan langsung berbasis pada sistem Android 17.

Skor akhir pengujian yang terekam pada laman Geekbench memperlihatkan perangkat cerdas ini berhasil mengantongi perolehan angka 1.435 poin untuk uji kinerja tunggal (single-core) serta 3.744 poin untuk pengujian multi-inti (multi-core).

Walau demikian, patut digarisbawahi bahwa alfabet “K” di bagian buntut kode nomor model menandakan bahwa gawai ini merupakan edisi khusus wilayah Korea Selatan. Kini publik tinggal menunggu keputusan manajemen apakah mereka berniat menghadirkan varian serupa untuk pasar global.

Terkini