JAKARTA - Distribusi bahan bakar minyak ke seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor dipastikan tetap berjalan dengan lancar. Pihak korporasi terus memaksimalkan proses pengiriman produk Pertalite agar kebutuhan konsumsi energi harian masyarakat setempat dapat senantiasa terpenuhi dengan baik.
"Seluruh pasokan Pertalite untuk SPBU yang masih menunggu pengiriman telah memiliki Delivery Order (DO) dan saat ini terus didistribusikan dari Fuel Terminal (FT) Plumpang agar segera diterima oleh masing-masing SPBU," isi penjelasan tertulis yang dikeluarkan pihak korporasi pada Sabtu (11/7/2026).
Pihak manajemen juga menyampaikan permohonan maaf atas kendala yang sempat terjadi di lapangan. Korporasi menegaskan telah menerapkan berbagai skema percepatan logistik supaya operasional pelayanan di seluruh gerai pengisian dapat kembali berjalan normal dalam waktu dekat.
Merujuk pada data operasional terbaru, dari total 124 unit stasiun pengisian yang aktif beroperasi di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor, tercatat ada 19 unit stasiun pengisian yang masih menunggu kedatangan armada pengangkut dari terminal BBM lokal. Perusahaan pelat merah ini menjamin bahwa pengiriman dilakukan secara bertahap hingga seluruh kebutuhan tangki penyimpanan di lapangan terisi penuh.
Selama proses pemulihan suplai berlangsung, warga diimbau untuk sementara waktu memanfaatkan fasilitas pengisian terdekat yang memiliki ketersediaan produk. Titik-titik alternatif tersebut tersebar di beberapa lokasi strategis berikut: Koridor jalan tol Jalur Puncak Kawasan Dramaga Wilayah Cileungsi Kawasan Warung Jambu Area Cibuluh Kawasan Bubulak Wilayah Tajur Area Veteran
Optimalisasi rantai pasok energi akan terus dipacu demi menjaga kestabilan volume stok di setiap stasiun pengisian. Upaya terintegrasi tersebut diaplikasikan guna memastikan kebutuhan BBM publik tidak terganggu sekaligus mempercepat proses pemulihan pelayanan di kawasan terdampak.
Masyarakat disarankan untuk tetap melakukan pembelian komoditas energi sesuai dengan kapasitas pemakaian normal dan menghindari tindakan penimbunan atau pembelian secara berlebihan. Dengan bergulirnya proses pengiriman logistik secara berkala, pasokan produk di seluruh fasilitas pengisian diproyeksikan segera pulih total. Warga yang memerlukan data ketersediaan produk atau pengaduan layanan dapat menghubungi pusat bantuan konsumen terpadu via nomor 135 selama 24 jam penuh.