Dawet Telasih

Rekomendasi 7 Tempat Menikmati Dawet Telasih Autentik di Solo

Rekomendasi 7 Tempat Menikmati Dawet Telasih Autentik di Solo
Rekomendasi 7 Tempat Menikmati Dawet Telasih Autentik di Solo

JAKARTA - Solo, kota yang sarat dengan warisan budaya dan kuliner, menyimpan beragam minuman tradisional yang wajib dicoba.

Salah satu minuman paling ikonik adalah Dawet Telasih. Perpaduan antara dawet hijau, santan gurih, gula cair, dan biji telasih menghadirkan sensasi unik di setiap tegukan, menjadikannya pilihan sempurna untuk melepas dahaga dan menikmati kehangatan kuliner Solo.

Minuman ini dikenal dengan kombinasi dawet atau cendol hijau yang kenyal, santan kental namun ringan, gula cair, serta biji telasih yang memberikan tekstur khas. Beberapa variasi bahkan menambahkan isian lain seperti ketan hitam, jenang sumsum, dan tape ketan, menjadikannya minuman penutup yang lengkap sekaligus menyegarkan. Kehadiran biji telasih tidak hanya menambah kenikmatan, tetapi juga aroma khas yang membedakan Dawet Telasih dari minuman sejenis.

Bagi Anda yang ingin merasakan Dawet Telasih autentik di Solo, berikut rekomendasi tujuh tempat legendaris dan terkenal dengan rasa khasnya. Setiap tempat menawarkan keunikan tersendiri, mulai dari resep turun-temurun hingga variasi isian yang menggoda selera. Berdasarkan berbagai sumber, Kamis, 27 November 2025, berikut ulasannya:

Dawet Telasih Bu Dermi (Pasar Gede)
Dawet Telasih Bu Dermi adalah salah satu yang paling legendaris di Solo. Usaha ini telah berjalan sejak tahun 1930-an, dipelopori oleh Harjo Sumini atau Mbah Jo, dan kini diteruskan generasi ketiga dan keempat. Dawet ini menjadi favorit Presiden Jokowi, sehingga menjadi destinasi kuliner wajib bagi wisatawan.

Berada di dalam Pasar Gede Hardjonagoro, Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, warung ini buka setiap hari pukul 08.00–14.30 WIB. Keistimewaannya terletak pada penggunaan bahan alami tanpa pengawet, gula putih cair yang manis khas, serta dawet hijau dari daun suji dan pandan. Isian lengkap seperti ketan hitam, jenang sumsum, tape ketan, biji telasih, santan, dan es batu menjadikan Dawet Telasih ini creamy dan seimbang rasa manisnya. Harga berkisar Rp 12.000–Rp 15.000, dengan variasi seperti Dawet Telasih Jenang Sumsum (Rp 14.000) hingga Es Dawet Telasih + Durian (Rp 30.000–Rp 32.000).

Es Dawet Telasih Hj. Sipon (Pasar Gede)
Dibuka sejak 2006, Es Dawet Telasih Hj. Sipon menjadi ikon kuliner lain di Pasar Gede. Lokasinya di Kios Nomor 27, Los Makanan Nomor 9, Gedung Timur, buka pukul 06.30–17.30 WIB. Popularitasnya meningkat setelah dikunjungi tokoh nasional dan pakar kuliner.

Kelebihannya adalah racikan tradisional dengan dawet hijau lembut, ketan putih, tape, biji telasih, santan gurih, dan gula jawa cair. Ditambah es batu, membuat minuman ini menyegarkan. Harga semangkuk sekitar Rp 10.000, dengan antrean ramai terutama pukul 10.00 WIB dan akhir pekan.

Dawet Telasih Batik Ria
Berada di depan pusat perbelanjaan batik di Jl. R. M. Said, Manahan, Kec. Banjarsari, Dawet Telasih Batik Ria buka setiap hari pukul 13.00–18.00 WIB. Lokasinya strategis bagi wisatawan yang ingin berbelanja sekaligus menikmati kuliner khas Solo.

Dawet di sini terkenal dengan rasa manis dan tekstur kenyal, terbuat dari dawet, gula merah, dan santan. Harganya terjangkau, sekitar Rp 7.000 per mangkuk, dengan porsi besar bahkan kadang Rp 5.000. Ada juga tambahan durian untuk yang ingin sensasi rasa berbeda.

Dawet Bu Watik (Pasar Gede)
Berlokasi di Gedung Timur, Jl. Jend. Urip Sumoharjo, Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Dawet Bu Watik buka pukul 08.00–17.00 WIB. Keunikannya terletak pada rasa manis dengan sedikit sentuhan asam dari tape hijau, memberikan pengalaman berbeda dibanding Dawet Telasih lainnya. Warung ini menjadi alternatif menarik selain Bu Dermi bagi pengunjung Pasar Gede.

Dawet Mbak Genduk (Pasar Gede)
Terletak di Jl. Timur Pasar Gede, Sudiroprajan, Dawet Mbak Genduk buka pukul 06.00–17.30 WIB. Dawet ini memiliki isian lebih lengkap, termasuk potongan nangka kecil yang memberi aroma khas dan rasa gurih kuat. Cocok bagi yang ingin pengalaman Dawet Telasih lebih kaya rasa dengan suasana pasar yang lebih lapang.

Dawet Khas Solo Bang Jeks (Pasar Klewer)
Ditemukan di Pasar Klewer Timur, Jl. DR. Radjiman, Kauman, Kec. Ps. Kliwon, Dawet ini menyajikan sensasi berbeda dengan suasana pasar tradisional. Santan segar dan gula merah sederhana namun nikmat, cocok melepas dahaga setelah berbelanja. Kios buka pukul 10.00–17.00 WIB.

Dawet Ayu Solo Balapan
Di sekitar Stasiun Solo Balapan, Dawet Ayu menyajikan minuman segar bagi pelancong. Terbuat dari santan gurih, gula merah asli, dan biji selasih, minuman ini memberikan tekstur unik. Lokasinya di Jl. Walter Monginsidi, Kestalan, Kec. Banjarsari, buka pukul 09.00–17.00 WIB, menjadi sambutan manis atau perpisahan bagi pengunjung Solo.

Dengan tujuh tempat ini, menikmati Dawet Telasih di Solo bukan sekadar minum, melainkan pengalaman kuliner yang memadukan rasa, tekstur, dan tradisi turun-temurun. Dari resep legendaris hingga variasi modern, setiap lokasi menawarkan sensasi unik yang membuat Dawet Telasih tetap menjadi favorit masyarakat Solo.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index