Lanud Halim

TNI Gunakan Lanud Halim Perdanakusuma Sebagai Distribusi Bantuan Banjir Sumatera

TNI Gunakan Lanud Halim Perdanakusuma Sebagai Distribusi Bantuan Banjir Sumatera
TNI Gunakan Lanud Halim Perdanakusuma Sebagai Distribusi Bantuan Banjir Sumatera

JAKATA - Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsdya TNI Minggit Tribowo menyatakan bahwa Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, dijadikan sebagai posko utama pengiriman bantuan logistik untuk korban banjir di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Posko ini bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Kita buka posko di Lanud Halim Perdanakusuma bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)," kata Minggit.

Posko Pengiriman Sudah Beroperasi Sejak Beberapa Hari Lalu

Minggit menjelaskan, penggunaan Lanud Halim Perdanakusuma sebagai posko utama pengiriman logistik sebenarnya telah dilakukan sejak beberapa hari sebelumnya. Posko ini bertugas menampung seluruh jenis bantuan dari instansi pemerintah maupun pihak-pihak terkait. Setelah dikumpulkan, TNI AU akan mengerahkan pesawat angkut untuk mendistribusikan logistik ke wilayah terdampak.

"Jumlah pesawatnya akan menyesuaikan dengan jumlah load (muatan) bantuan yang akan dibawa," ujar Minggit. Ia memastikan posko ini akan selalu terbuka bagi instansi atau pihak tertentu yang ingin mengirim bantuan bagi korban banjir di kawasan Pulau Sumatera.

Pemerintah Kerahkan Empat Pesawat Angkut TNI AU

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menambahkan, hari ini pemerintah mengerahkan empat pesawat angkut TNI AU untuk mengirim logistik dari Lanud Halim Perdanakusuma ke Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.

Jenis bantuan yang dikirim meliputi tenda pengungsi, perahu karet, genset untuk kebutuhan listrik, hingga alat bantu komunikasi. “Ada tenda sekitar 150, kemudian ada perahu karet karena sangat penting untuk evakuasi ada sekitar 64, kemudian genset (alat bantu listrik). Diberangkatkan sekitar 100 alat komunikasi ke sana agar sinyal komunikasi bisa dimulai kembali,” kata Teddy.

Bantuan Lainnya untuk Korban Banjir

Selain logistik fisik, pemerintah juga mengirimkan makanan siap saji, tenaga kesehatan, dan obat-obatan untuk memenuhi kebutuhan korban banjir. Bantuan akan diturunkan di bandara terdekat dari lokasi terdampak, kemudian didistribusikan melalui jalur darat atau udara menggunakan helikopter.

“Jadi (bantuan) akan ke Padang, Sumatera Barat, kemudian ke bandara terdekat di Tapanuli, tepatnya nanti akan ke Bandara Silangit, Sumatera Utara, kemudian satu ke bandara di Banda Aceh dan Lhokseumawe (Aceh Utara) karena adalah bandara terdekat dengan lokasi terdampak,” jelas Teddy.

Distribusi Bantuan Dilakukan Secara Simultan

Teddy memastikan pengiriman bantuan ke tiga wilayah terdampak dilakukan secara simultan hingga situasi di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh kondusif. Strategi ini diharapkan dapat meringankan beban korban dan mempercepat pemulihan wilayah terdampak banjir.

Sinergi TNI dan Pemerintah untuk Penanganan Bencana

Penggunaan Lanud Halim Perdanakusuma sebagai posko pengiriman logistik menunjukkan koordinasi yang sinergis antara TNI dan pemerintah. Dengan memanfaatkan kekuatan udara dan darat, distribusi bantuan dapat berjalan cepat, aman, dan merata ke seluruh lokasi terdampak, sekaligus memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana serupa di masa mendatang.

Lokasi Terdampak yang Menjadi Prioritas

Beberapa titik prioritas yang menjadi fokus distribusi bantuan adalah Padang di Sumatera Barat, Sibolga dan Tapanuli di Sumatera Utara, serta Banda Aceh dan Lhokseumawe di Aceh. Penentuan lokasi dilakukan berdasarkan kedekatan dengan bandara terdekat, sehingga logistik dapat segera sampai ke tangan masyarakat terdampak.

Posko Halim Perdanakusuma Mempercepat Bantuan

Posko pengiriman bantuan di Lanud Halim Perdanakusuma menjadi pusat koordinasi distribusi logistik untuk korban banjir di Sumatera. Dukungan dari TNI AU melalui pesawat angkut dan helikopter memastikan bantuan dapat sampai dengan cepat ke lokasi terpencil. Sinergi antara pemerintah dan TNI menjadi kunci utama agar proses evakuasi dan distribusi bantuan berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index