GTS Internasional

Resmi! GTS Internasional (GTSI) Tunjuk Yon Irawan Jadi Dirut, Ari Askhara Fokus Pimpin Humpuss (HUMI)

Resmi! GTS Internasional (GTSI) Tunjuk Yon Irawan Jadi Dirut, Ari Askhara Fokus Pimpin Humpuss (HUMI)
Resmi! GTS Internasional (GTSI) Tunjuk Yon Irawan Jadi Dirut, Ari Askhara Fokus Pimpin Humpuss (HUMI)

JAKARTA - Perubahan kepemimpinan kembali terjadi di lingkungan grup maritim Humpuss. PT GTS Internasional Tbk. (GTSI) resmi menunjuk Direktur Utama baru melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), menyusul pergeseran peran strategis di tingkat holding. 

Pergantian ini menandai fase baru dalam penyelarasan arah bisnis anak usaha dengan strategi induk perusahaan.

Langkah tersebut sekaligus menegaskan komitmen grup untuk memperkuat struktur organisasi demi menjaga kesinambungan pertumbuhan di industri pelayaran dan maritim. Di tengah dinamika pasar global, konsolidasi kepemimpinan dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga fokus dan efektivitas pengambilan keputusan.

RUPSLB Tetapkan Yon Irawan sebagai Direktur Utama

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT GTS Internasional Tbk. (GTSI) mengangkat Yon Irawan sebagai Direktur Utama baru perseroan. Yon naik menggantikan Ari Askhara yang telah terlebih dahulu diangkat sebagai Direktur Utama dari perusahaan induk GTSI, PT Humpuss Maritim Internasional Tbk. (HUMI).

RUPSLB yang digelar pada Kamis, 26 Februari 2026 itu tidak hanya mengangkat Yon Irawan sebagai Direktur Utama, melainkan juga turut mengangkat Asty Winasty sebagai direktur perseroan menggantikan Dira K. Mochtar.

Dalam keterangan resminya, manajemen menerangkan bahwa pergantian jajaran direksi ini dilakukan sebagai langkah perseroan menyelaraskan strategi dengan roadmap pengembangan holding. Dalam proses suksesi memilih Dirut anyar, GTSI menerangkan bahwa calon direksi telah terlebih dahulu melalui evaluasi kompetensi dan telah memenuhi segala ketentuan dan regulasi yang berlaku.

Direktur Utama GTSI Yon Irawan, menerangkan bahwa pergantian manajemen tidak akan mempengaruhi kinerja operasional perseroan. GTSI, katanya, akan tetap menjalankan segala proyek dan kontrak sesuai dengan perjanjian yang berlaku.

“Kami memastikan bahwa perubahan manajemen tidak akan mempengaruhi stabilitas operasional perusahaan. Seluruh proyek, kontrak, dan aktivitas bisnis tetap berjalan normal sesuai rencana. Sebagai anak usaha, kami berkomitmen untuk mendukung penuh strategi pengembangan HUMI baik dari sisi operasional, komersial maupun tata kelola,” kata Yon dalam keterangan resminya, dikutip pada Minggu (1/3/2026).

Ari Askhara Perkuat Peran Strategis di HUMI

Sementara itu, Ari Askhara menerangkan bahwa pengunduran diri yang dia ajukan sebelumnya dilakukan untuk dapat lebih fokus pada peran strategisnya di HUMI. Hal itu juga disebut sebagai bagian dari penugasan grup untuk memperkuat strategi dan arah kebijakan.

Ari sendiri diangkat sebagai Direktur Utama HUMI melalui RUPSLB HUMI pada 14 Januari 2026. Saat itu, Ari menggantikan posisi Tirta Hidayat yang sebelumnya menduduki jabatan tersebut.

”Perubahan manajemen di GTSI merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi Perseroan dalam ekosistem grup. Konsolidasi ini memastikan bahwa GTSI tetap berada di jalur pertumbuhan yang berkelanjutan, seiring dengan upaya kami memperkuat strategi maupun arah kebijakan di tingkat holding demi menciptakan efisiensi dan daya saing yang lebih kokoh di pasar maritim internasional,” katanya.

Dengan demikian, pergeseran jabatan ini bukan semata pergantian personal, melainkan bagian dari strategi integrasi dan konsolidasi di dalam grup usaha.

Susunan Komisaris dan Direksi Terbaru GTSI

Berikut daftar komisaris dan direksi GTSI terbaru:

Komisaris Utama : Rudi Satwiko
Komisaris Independen : Suharno
Direktur Utama : Yon Irawan
Direktur : Asty Winasty

Struktur kepengurusan yang baru ini diharapkan dapat mendukung kelancaran operasional serta penguatan tata kelola perusahaan. Dengan komposisi tersebut, GTSI menegaskan komitmennya untuk menjaga kesinambungan bisnis sekaligus mendukung agenda strategis holding.

Profil dan Rekam Jejak Yon Irawan

Yon Irawan merupakan pria yang telah malang melintang di industri kepelabuhan Tanah Air. Melansir LinkedIn, karir Yon semula dimulai di PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) sejak 2012—2017. Di sana, dia menjabat sebagai Senior Manager Corporate Finance hingga Corporate Secretary.

Selepas dari Pelindo, Yon menjabat sebagai Presiden Direktur PT Terminal Petikemas Surabaya selama 10 bulan. Tidak lama berselang, pria ini menjabat sebagai Direktur Keuangan di PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero). Saat itu, Pelindo masih terbagi antarwilayah.

Yon juga sempat menjabat sebagai Komisioner di IPCC Terminal Kendaraan selama 10 bulan, Direktur Pengembangan Bisnis di PT Pelabuhan Indonesia III (Persero), Presiden Komisioner di Pelindo Daya Sejahtera, hingga Presiden Komisioner di PT Alur Pelayaran Barat Surabaya.

Baru pada 2021, Yon menjabat sebagai direktur di PT Pelindo Multi Terminal. Berselang satu tahun, dia juga diangkat sebagai Presiden Komisioner di PT Terminal Teluk Lamong. Baru pada Februari 2026 pria ini diangkat ke perusahaan swasta, PT GTS Internasional Tbk. (GTSI).

Yon menyelesaikan Sarjana di jurusan Ekonomi Manajemen Universitas Diponegoro pada 1998, kemudian melanjutkan Magister di jurusan Manajemen Universitas Airlangga.

Dengan rekam jejak panjang di sektor kepelabuhan dan maritim, penunjukan Yon Irawan sebagai Direktur Utama GTSI diharapkan dapat memperkuat sinergi dengan induk usaha serta menjaga keberlanjutan pertumbuhan perusahaan di tengah kompetisi industri maritim internasional.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index