JAKARTA - PT Harmoni Harum Propertindo dilaporkan telah mengeksekusi aksi penambahan aset investasi dengan memborong sebanyak 16,5 juta lembar saham REAL sesaat sebelum bergulirnya agenda Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Repower Asia Indonesia Tbk.
Mengacu pada laporan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Senin (29/6/2026), pihak Harmoni Harum menggelar dua kali sesi transaksi pembelian saham di pasar reguler pada tanggal 24 Juni 2026. Aksi korporasi tersebut dieksekusi pada rentang harga Rp50 sampai Rp51 per lembar saham.
Secara rinci, paket akumulasi investasi tersebut terbagi atas pemesanan 9.356.500 lembar saham pada tingkat harga Rp51 per saham, serta pembelian sebanyak 7.143.500 lembar saham pada posisi harga Rp50 per saham.
Melalui realisasi transaksi pasar tersebut, porsi kepemilikan modal PT Harmoni Harum Propertindo otomatis merangkak naik dari yang sebelumnya menguasai 1.033.160.000 lembar saham (15,57 persen) kini kokoh menggenggam 1.049.660.000 lembar saham (15,82 persen).
Tujuan pelaksanaan transaksi makro ini ditegaskan murni sebagai pemenuhan instrumen investasi dengan status kepemilikan aset secara langsung.
Langkah memborong saham yang dikerjakan tepat sebelum momen RUPS dinilai menghadirkan angin segar bagi pasar, lantaran merefleksikan tingginya rasa percaya dari pemegang saham strategis atas proyeksi masa depan serta peta pengembangan bisnis perseroan.
Di tengah situasi pasar yang dinamis, penambahan porsi saham oleh pemegang saham utama kerap menjadi salah satu parameter krusial bagi para pelaku pasar dalam mengukur kadar keyakinan internal terhadap nilai jangka panjang perusahaan.
Kini, para pelaku pasar sedang menanti jajaran agenda serta keputusan fundamental yang bakal dilahirkan dalam forum RUPS REAL, yang diharap mampu memancarkan arah strategis bagi ekspansi usaha perusahaan ke depan.
Manajemen REAL mengutarakan bahwa dengan bergulirnya aksi akumulasi dari pemegang saham strategis sesaat sebelum RUPS, saham REAL berpotensi kuat mencuri perhatian para pemodal dalam waktu dekat.
Pada periode sebelumnya, Direktur sekaligus Corporate Secretary REAL, Sjafardamsah, juga terpantau memborong sebanyak 2 juta lembar saham perusahaan via pasar reguler. Proses transaksi mandiri tersebut dilakukan menjelang RUPST yang dijadwalkan pada 29 Juni 2026.
Di panggung pasar modal, langkah pembelian saham oleh jajaran direksi lumrah dibaca sebagai indikator kuat atas tebalnya kepercayaan internal terhadap masa depan usaha perseroan.
Sebagai bagian yang bersentuhan langsung dalam tata kelola harian bisnis, pihak manajemen mengantongi visibilitas serta pemahaman yang jauh lebih mendalam mengenai peta operasional, cetak biru ekspansi, hingga agenda korporasi yang tengah digodok.