Tai Tuivasa Samai Rekor 8 Kekalahan Beruntun UFC Usai Kalah Split Decision di UFC 331

Minggu, 20 September 2026 | 08:04:00 WIB
Tai Tuivasa Samai Rekor 8 Kekalahan Beruntun UFC Usai Kalah Split Decision di UFC 331

PINDAIINDONESIA.COM — Tai Tuivasa menorehkan sejarah kelam di UFC 331 setelah kalah split decision dari Robelis Despaigne di Crypto.com Arena, Los Angeles. Kekalahan kedelapan beruntun itu menyamai rekor terburuk sepanjang sejarah UFC yang sebelumnya dipegang Tony Ferguson.

Petarung heavyweight asal Australia itu kalah dengan skor 29-28 dari dua juri, sementara satu juri lain memberi kemenangan 29-28 untuknya. Duel berlangsung ugly dan penuh kesalahan teknis dari kedua petarung.

Kekalahan ini memperpanjang rekor buruk Tuivasa menjadi 0-8 sejak September 2022. Ketika itu, ia nyaris mengalahkan Ciryl Gane dalam pertarungan yang mengantar Gane ke perebutan sabuk juara UFC.

Delapan Kekalahan Beruntun, Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah UFC

Sebelum rentetan ini, Tuivasa menang lima kali berturut-turut dan sudah mapan sebagai penantang yang disegani sekaligus favorit penonton. Kini namanya tercatat setara Tony Ferguson sebagai pemegang rekor kekalahan beruntun terpanjang di UFC.

Despaigne tampil agresif sejak ronde pertama. Petinju asal Kuba itu menghajar Tuivasa dengan pukulan-pukulan besar dan nyaris menjatuhkannya di pertukaran awal.

Tuivasa bertahan dari tekanan terburuk dan merebut momentum di ronde kedua. Ia mengontrol banyak jalannya pertarungan di clinch dan menekan lawan ke pagar, memaksa kedudukan imbang menuju ronde terakhir.

Despaigne Menang Takedown Krusial di Ronde Ketiga

Despaigne belum pernah memenangi pertarungan profesional yang melewati ronde pembuka. Namun ia mengumpulkan sisa tenaga untuk mengeksekusi takedown penting di akhir laga.

Kontrol atas dari posisi itu terbukti menjadi pembeda di kartu penilaian. Dua juri memberi ronde ketiga untuk Despaigne, memastikan kemenangan split decision bagi petarung setinggi 6 kaki 7 inci tersebut.

Kemenangan ini membuka babak kedua karier Despaigne di UFC. Peraih medali Olimpiade taekwondo itu keluar dari UFC pada akhir 2024 setelah dua kekalahan mengecewakan, lalu kembali lewat knockout brutal atas mantan juara heavyweight UFC Junior dos Santos pada Mei lalu.

Statistik dan Catatan Pertarungan

  • Skor juri: 29-28, 29-28 (Despaigne), 29-28 (Tuivasa)
  • Rekor Tuivasa: 14-11, kini 0-8 sejak September 2022
  • Rekor Despaigne: 7-2, kemenangan pertama di stint kedua UFC
  • Despaigne sebelumnya tidak pernah menang melewati ronde pertama

Bagi Tuivasa, hasil ini menambah tekanan pada posisinya di divisi heavyweight. Petarung 33 tahun itu kini harus mencari cara menghentikan rentetan kekalahan yang sudah berlangsung hampir empat tahun.

Terkini